PJJ Sekolah Negeri & Swasta Hingga 8 September 2026

JAKARTA, 7 September 2026 — Pelaksanaan PJJ SMP Muhammadiyah 35 resmi diperpanjang hingga Selasa, 8 September 2026. Keputusan ini merupakan wujud kepatuhan terhadap instruksi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang masa belajar daring untuk melindungi anak sekolah dari bahaya paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Oleh karena itu, pihak sekolah menaati arahan pimpinan daerah dengan meniadakan kegiatan tatap muka di kelas. Seluruh agenda pendidikan dialihkan ke sistem jarak jauh demi menjaga kesehatan saluran pernapasan peserta didik di lingkungan SMP Muhammadiyah 35 Jakarta.
Patuhi Instruksi Gubernur: PJJ SMP Muhammadiyah 35 Berlanjut
Langkah perpanjangan PJJ SMP Muhammadiyah 35 murni mengikuti instruksi Gubernur DKI Jakarta. Meskipun aparatur sipil negara (ASN) tetap masuk kantor dengan masker, Gubernur menetapkan aturan khusus bagi siswa. Hal ini karena paru-paru anak dinilai sangat rentan terhadap partikel tajam debu vulkanik.
Pimpinan dan dewan guru sekolah langsung menjalankan instruksi tersebut. Sekolah menyusun jadwal belajar daring yang teratur agar para siswa di SMP Muhammadiyah 35 Jakarta tetap aman di rumah masing-masing.
“Kami sepakat bahwa masih memerlukan waktu satu hari lagi untuk memperpanjang PJJ ini sampai dengan besok.” — Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Panduan Belajar Siswa Selama Masa PJJ
Sebagai bentuk ketaatan terhadap instruksi dinas, seluruh peserta didik wajib menaati petunjuk teknis berikut:
- Presensi Daring: Siswa wajib mengisi presensi digital melalui tautan resmi sekolah sebelum sesi dimulai pukul 07.00 WIB.
- Akses Materi: Pembelajaran dipusatkan lewat Google Meet dan portal resmi SMP Muhammadiyah 35 Jakarta.
- Kedisiplinan dan Etika: Siswa wajib memakai seragam sekolah dan menyalakan kamera sesuai arahan Pendidikan Karakter Siswa SMP Muhammadiyah 35 Jakarta.
- Layanan Konseling: Guru kelas dan konselor sekolah tetap siaga mendampingi siswa yang terkendala gawai atau jaringan internet.
Mitigasi Mandiri Bahaya Abu Vulkanik di Rumah
Selain mematuhi arahan belajar daring, pihak sekolah mengajak keluarga siswa menjaga kebersihan lingkungan hunian:
- Hindari kegiatan di luar ruangan dan pastikan anak tetap berada di dalam rumah.
- Gunakan masker medis jika ada keperluan mendesak ke luar rumah.
- Tutup jendela serta ventilasi udara guna menghalau debu abu vulkanik.
- Perbanyak konsumsi air putih dan cuci mata dengan air bersih mengalir jika terkena debu.
Pusat Koordinasi dan Informasi Resmi Sekolah
Pelaksanaan PJJ SMP Muhammadiyah 35 terus diselaraskan dengan edaran resmi Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta. Selanjutnya, pengumuman pembelajaran tatap muka akan disampaikan setelah ada instruksi baru dari pemerintah daerah.
Selama periode belajar daring, wali murid dapat melihat kembali arsip pembinaan siswa pada program Perkemahan Anak Indonesia Hebat 2025 serta dokumentasi kegiatan di Muhammadiyah Expo III 2025: Karya Nyata di Milad Muhammadiyah.
Rincian Pelaksanaan Kepatuhan Kebijakan Daerah
| Satuan Pendidikan | SMP Muhammadiyah 35 Jakarta |
| Sumber Instruksi | Gubernur DKI Jakarta & Dinas Pendidikan DKI Jakarta |
| Status Kebijakan | Mematuhi Perpanjangan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) |
| Masa Berlaku | Hingga Selasa, 8 September 2026 |
| Fokus Perlindungan | Menghindarkan siswa dari risiko ISPA akibat abu vulkanik Anak Krakatau |
Baca Juga Artikel Terkait:
- Pendidikan Karakter Siswa SMP Muhammadiyah 35 Jakarta
- Perkemahan Anak Indonesia Hebat 2025
- Muhammadiyah Expo III 2025: Karya Nyata di Milad Muhammadiyah
Editor: Tim Humas & Publikasi SMP Muhammadiyah 35 Jakarta
Kabar & Rekomendasi
SMP Muhammadiyah 35 Jakarta
Sekolah Unggul & Sekolah Contoh PWM DKI Jakarta